LUTUT 200JUTA

Dr. Handrawan Nadesul (Gouw Han Goan) (lahir diKarawang, Jawa Barat, 31 Desember 1948; umur 68 tahun) adalah seorang dokter, penyair, dan penulis diIndonesia. Ia juga menulis artikel, opini kesehatan, dan menjadi narasumber untuk media [1] bagi masalah-masalah kesehatan dan juga menulis puisi. Karya-karyanya telah dimuat dan diterbitkan di media massa nasional sejak tahun 1968.

Banyak yang tidak tahu, karena memang tidak ada yang memberi tahu, kalau sudah usia kepala 5, sebaiknya tidak memilih jogging, berlari, apalagi lompat.

Pengetahuan yang sesungguhnya murah ini, menjadi mahal, bahkan bisa sangat mahal jika masyarakat tidak tahu, karena sendi lutut telanjur rusak.

Oleh karena ongkos mengganti satu lutut yang telanjur rusak akibat tidak tahu itu …, harganya *Rp 200 juta !!*
(NB:itu harga pasang sendi lutut buatan terbuat dr titanium di RS Mount Elizabeth Singapore)

Jangan sampai salah memperlakukan sendi lutut, akibat masih tetap jogging, berlari, main tennis, badminton, volley & aktivitas fisik lain yang membebani sendi lutut.

sebaiknya lakukan olaraga renang dan berSEPEDA

Itu yang saya maksudkan dengan pengetahuan sehat itu murah …,

Contoh lain yang tidak boleh dilakukan di usia kepala 5, tidak menginjak kerikil tanpa alas kaki sehingga persarafan telapak kaki menderita radang akibat tertekan kerasnya kerikil yg sangat keras selama memikul bobot tubuh.

Alasan bahwa itu sebagai refleksologi tidak bisa diterima akal sehat.

Refleksologi? Tekanan yg diterima telapak kaki hanya dilakukan oleh jempol tangan saja yg tekanannya paling kuat hanya sekitar 5 kg.

Namun apabila berdiri di atas kerikil, tekanannya adalah seberat bobot tubuh.

Karena tidak ada yang memberi tahu dan hanya karena mendengar katanya menginjak kerikil tanpa alas kaki bisa menyehatkan, maka yg semula maunya supaya sehat, malah jadi korban kerusakan saraf telapak kaki.

Akibat buruk menginjak kerikil bisa mengakibatkan terjadinya fascitis/plantaris.

Murahnya pengetahuan yang memberi informasi tidak menginjak kerikil tanpa alas itu menjadi mahal kalau kita tidak tahu.

Salam sehat,
*Dr HANDRAWAN NADESUL*

*semoga bermanfaat*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *